Selasa, 18 Januari 2012  Prodi Hukum Perdata Islam (HPI) Sekolah Tinggi Ilmu Agama Islam (STAI) Darussalam Lampung mengadakan kunjungan ilmiah (fieldtrip) ke kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Lampung komplek Islamic Center, Jl. Soekarno Hatta Rajabasa, Bandar Lampung.

 DSC01414

Dalam agenda kunjungan tersebut rombongan STAI Darussalam di pandu oleh 3 dosen, yakni Damanhuri, M.Ag, Lukman Santoso, MH, dan Fahimul Fuad, M.Sy dan disambut oleh pihak MUI Lampung Bpk Refly dan ketua komisi fatwa MUI, Dr. Bunyana Solihin, M.Ag. Kunjungan dimaksudkan selain untuk bersilaturahmi juga untuk menimba ilmu serta pengetahuan lebih banyak dari Prodi HPI tentang fungsi dan peran MUI Provinsi bagi masyarakat muslim, khususnya di Lampung, demikian disampaikan Fahimul Fuad, SHI, M.Sy  dalam sambutannya mengawali diskusi pada siang itu. Selain itu, beliau juga berharap bahwa MUI sebagai institusi keagamaan dapat memberikan pengayoman sekaligus sosialisasi kepada umat Islam di Lampung agar semakin kokoh dalam menjalankan ajaran agama.

DSC01413

Selain hal-hal tersebut di atas kegiatan ini dilaksanakan juga untuk mengetahui lebih banyak mengenai kegiatan dan fungsi lembaga-lembaga otonom yang dimiliki MUI, semisal Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetika LPPOM) MUI dan Badan Arbitrase Syari’ah (BASYARNAS) MUI.

Menurut Dr. Bunyana, MUI Lampung dalam sambutanya, sebagai lembaga keagamaan selalui apresiatif terhadap kunjungan dari berbagai pihak, termasuk akademisi. Terlebih dalam upaya pengembangan ilmu pengetahuan bidang keagamaan.  MUI Lampung juga membuka peluang kerjasama bagi lembaga-lembaga atau pihak-pihak yang ingin mengetahui dari sebuah persoalan di masyarakat. Terutama yang membawa kemanfaatan bagi umat Islam.

Sebab, menurut dia, keberadaan MUI tidak hanya sebagai wadah agama, namun juga sekaligus tempat musyawarah bagi umat Islam, dengan tujuan dapat memperkuat tali silaturahmi. Keberadaan MUI diharap dapat menjembatani untuk memperkuat tali silahturahmi antar umat islam. Tujuannya yakni untuk mencegah pecah belahnya umat Islam yang ada di Lampung ini, ujarnya. (Luk/Kominfo)